Udara di Busan masih bergetar nih sama gema harmoni yang luar biasa! Grup crossover LA POEM sekali lagi ngebuktiin kalo mereka emang gak ada tandingannya. Konser ‘LA POEM SYMPHONY: ALIVE in Busan’ mereka ditutup dengan LA POEM Busan Triumph yang beneran bikin napas ketahan.

Warisan Simfoni yang Abadi
Diadakan pada 7 dan 8 Februari di Busan Concert Hall, acara eksklusif ini nyusul kesuksesan mereka di Seoul. ‘LA POEM SYMPHONY,’ yang pertama kali digagas tahun 2022, udah jadi seri andalan LA POEM, yang terkenal bikin emosi dalem dan kesan mendalam lewat perpaduan musik klasik dan pop mereka yang unik. November lalu, grup ini tampil di panggung megah Seoul’s Sejong Center for the Performing Arts buat tahun kedua berturut-turut, narik perhatian banget dan jadi pemanasan buat konser encore yang ditunggu-tunggu di Busan ini.
Busan Concert Hall sendiri nambahin makna penting buat penampilan mereka. Sebagai venue pertama di kota itu yang khusus buat musik klasik, tempat ini pernah jadi panggung buat maestro klasik dunia kayak soprano Sumi Jo, konduktor Myung-whun Chung, dan pianis Seong-jin Cho. Buat LA POEM tampil di panggung sepenting itu cuma nambahin bobot musik mereka.
Perjalanan Tak Terlupakan Lewat Suara
Overture Megah
Konser dimulai dengan gemilang, pas LA POEM ngasih medali lagu-lagu canzone Italia yang memukau, bawa penonton jalan-jalan pake suara mereka yang kaya. Daftar lagunya kayak perjalanan lewat mahakarya melodi:
- 🎶 Granada
- 🎶 Torna a Surriento
- 🎶 Non Ti Scordar Di Me
- 🎶 Marechiare
- 🎶 O Sole Mio
Momen Solo yang Melambung Tinggi
Malam berlanjut sama panggung solo yang memikat, tiap anggota bersinar terang lewat seni individu mereka. Jung Min-sung ngasih penampilan ‘Amor, vida de mi vida’ yang penuh gairah, sementara Choi Seong-hoon nyentuh hati lewat ‘Ave Maria.’ ‘Il Mondo’-nya Yoo Chae-hoon nunjukkin kekuatan vokal eksplosif dan ekspresi lembutnya, bener-bener nguasain panggung dan bikin penonton terpana.

Jantung ‘ALIVE’
Sorotan utama malam itu adalah penampilan lagu-lagu dari mini album ke-3 mereka, ‘ALIVE,’ yang baru aja rilis bulan lalu. LA POEM nampilin tiap lagu, termasuk lagu judul ‘Meant to Be,’ ‘Alive,’ ‘Este amor,’ ‘Long Promise,’ dan ‘Salira,’ dengan iringan orkestra live yang megah. Hall bergema sama teriakan kuat fans, yang antusias nyanyi bareng.
Setlist Penuh Emosi
Di luar lagu-lagu album, daftar lagu yang kaya dieksekusi tanpa cela, termasuk lagu favorit kayak ‘Chou,’ ‘Shining,’ ‘Fog,’ ‘Red Dragonfly,’ ‘Dazzling Night,’ dan ‘You Raise Me Up.’ Suara solid dan harmonisasi mereka nyiptain resonansi mendalam yang ngisi hall konser. Standing ovation meledak, dan suasana emosionalnya kerasa banget, banyak penonton sampe terharu sampe nangis, nyiptain kenangan yang bener-bener gak terlupakan.
Babak Baru Terungkap
Lewat pengalaman panggung bertahun-tahun, LA POEM nunjukkin kehadiran yang luar biasa bahkan di venue eksklusif klasik, ngukuhin ‘LA POEM SYMPHONY’ yang udah berevolusi. Integrasi mulus sama orkestra live bikin LA POEM bisa ngungkapin warna musik unik mereka sepenuhnya, ngasih sensasi dingin yang mendebarkan ke penonton.
Setelah sambutan antusias ‘LA POEM SYMPHONY: ALIVE in Busan,’ LA POEM ngasih ucapan terima kasih yang tulus lewat agensi mereka, Drama House Studio: ‘Kami sangat tersentuh sama respons penuh semangat buat konser solo pertama kami di Busan dalam tiga tahun. Ini ngasih kami motivasi besar buat terus maju dan bertahan lebih lama. Kami tulus berterima kasih dan cinta sama semua fans yang udah gabung sama kami. Cerita kami akan terus berlanjut, jadi mohon nantikan kelanjutannya.’
Cara LA POEM ngejalin emosi ke tiap nada melampaui bahasa, nyiptain pengalaman yang bener-bener nyentuh jiwa. Konser Busan yang sukses ini jadi bukti indah dari seni mereka yang terus berkembang dan koneksi kuat yang mereka punya sama fans setia mereka.
Gue Bilang Juga Apa…: Hana Lee 🎬
























