
Dunia musik sempat tegang nungguin Rosé, tapi energi yang ngelilingin nominasi Grammy Awards ke-68 buat ‘Best Pop Duo/Group Performance’ sayangnya belum jadi kemenangan tahun ini.
Malam Penuh Perubahan di Grammy
Grammy Awards ke-68, yang diadain 1 Februari (waktu lokal) di Crypto.com Arena, Los Angeles, ngeliat Cynthia Erivo dan Ariana Grande bawa pulang piala ‘Best Pop Duo/Group Performance’ buat lagu ‘Defying Gravity’ dari film musikal ‘Wicked’.
Kehadiran Rosé dan Bruno Mars yang Nggak Bisa Diabaikan 🎤
Fans sedunia heboh nungguin Rosé, bareng ikon pop Bruno Mars, yang dinominasikan di kategori ini buat lagu mereka ‘APT.’. Excitement makin menjadi-jadi sama bocoran Rosé bakal tampil di panggung Grammy, ekspektasi yang ngasih harapan buat momen kemenangan yang gemilang. Walaupun akhirnya piala jatuh ke yang lain pas acara pre-show, sorakan buat karya seninya tetep kerasa banget.
“APT.”: Fenomena Global Lebih dari Sekadar Satu Kategori 🔥
Tapi jangan salah, ‘APT.’ udah bikin jalannya sendiri yang luar biasa, nunjukin *stage presence* yang nggak terbantahkan dan daya tarik yang memikat jauh melampaui satu kategori penghargaan.
- ⚡ Dinominasikan nggak cuma buat ‘Best Pop Duo/Group Performance’, tapi juga buat penghargaan utama ‘Song of the Year’ dan ‘Record of the Year’, ngukuhin signifikansi artistiknya.
- 👟 Sebelumnya dinobatin ‘Song of the Year’ di ‘MTV Video Music Awards’ September lalu, bukti narasi yang kuat dan koneksi sama fans.
Energi lagu yang nyebar luas dan kemampuannya buat nyentuh audiens di seluruh dunia nunjukkin banget visi artistik dan komunikasi global yang dicapai sama anggota BLACKPINK, Rosé, dan Bruno Mars.
Antusiasme seputar nominasi Rosé bener-bener nunjukin dampak nggak kebantahannya dan daya tarik global yang makin besar di dunia musik. Walaupun nggak menang, kehadirannya di antara artis-artis terhormat ngukuhin narasi kuat yang dia bangun sama seni unik dan kontrol panggungnya yang memukau.
Gue Bilang Juga Apa…: Minji Park 🎤














